Catatan Harianku

العلماء هم ضالتي في كل بلدة وهم بغيتي ووجدت صلاح قلبي في مجالسة العلماء // Orang-orang yang berilmu agama adalah orang yang kucari di setiap tempat. Mereka adalah tujuan yang selalu kucari. Dan aku menemukan keshalihan hatiku di dalam bergaul dengan mereka. (حلية الأولياء وطبقات الأصفياء , IV/85 )

Doa “Super” Seusai Tahiyyat Sebelum Salam


Setelah membaca tahiyyat akhir, pada umumnya kita langsung membaca doa memohon perlindungan dari fitnah Dajjal. Ya, doa ini selayaknya tidak kita tinggalkan. Namun, perlu kita ketahui pula bahwa waktu seusai tahiyyat akhir – sebelum salam merupakan waktu yang dianjurkan untuk berdoa. Selain doa agar dilindungi dari fitnah Dajjal, ada banyak doa lain yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada umatnya untuk dibaca di waktu mustajab tersebut. Di antara banyak doa tersebut, di sini saya nukilkan doa yang -mungkin- jarang diketahui kaum muslimin. Padahal, makna doa tersebut -menurut saya- benar-benar super, karena memuat makna agar kita istiqomah baik di kala sendirian maupun di tengah keramaian, agar umur kita diperpanjang jika kehidupan memang lebih baik bagi kita, agar tetap berada di atas kebenaran dalam kondisi rela atau marah, agar tetap sederhana walau diberikan kekayaan, agar senantiasa diberikan nikmat yang tidak habis-habisnya, dst.

Berikut ini lafaz doanya:

.

اللهم بعلمك الغيب ، وقدرتك
على الخلق ، أحيني ما علمت الحياة خيرا لي ، وتوفني إذا علمت
الوفاة خيرا لي ،اللهم إنّي
أسألك خشيتك في الغيب والشهادة ، وأسألك
كلمة الحق في الرضا والغضب ،وأسألك القصد في الفقر والغنى ،
وأسألك نعيما لا ينفد ، وأسألك قرة عين لا تنقطع ، وأسألك
الرضاء بعد القضاء ، وأسألك برد العيش بعد الموت ،
وأسألك لذة النظر إلى وجهك ، والشوق إلى لقائك ،
في غير ضراء مضرة ، ولا فتنة مضلة ، اللهم زينا بزينة الإيمان ،
واجعلنا هداة مهتدين
(الحديث أخرجه الإمام أحمد والنسائي وابن خزيمة وابن حبان واللالكائي وغيرهم )
.
artinya:
.
Ya Allah, dengan adanya Engkau mengetahui yang ghaib dan dengan kemahakuasaan-Mu untuk menciptakan makhluk:
Perpanjanglah hidupku bila Engkau mengetahui bahwa kehidupan selanjutnya lebih baik bagiku …
Matikanlah aku dengan segera, bila Engkau mengetahui bahwa kematian lebih baik bagiku …
.
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar aku takut kepada-Mu dalam keadaan sembunyi (sepi) atau keramaian
Aku memohon kepada-Mu agar dapat berpegangan dengan kalimat haq di waktu rela atau marah …
Aku memohon kepada-Mu agar aku bisa melaksanakan kesederhanaan dalam keadaan fakir ataupun kaya
Aku memohon kepada-Mu agar diberikan nikmat yang tidak habis
Aku memohon kepada-Mu agar diberikan ketenangan yang tidak putus
Aku memohon kepada-Mu agar aku dapat rela setelah qadha-Mu (turun kepada kehidupanku) …
Aku memohon kepada-Mu kehidupan yang menyenangkan setelah aku meninggal dunia
Aku memohon kepada-Mu agar aku dapat menikmati memandang wajah-Mu (di surga), rindu bertemu dengan-Mu tanpa penderitaan yang membahayakan (fisik dan agamaku) dan fitnah yang menyesatkan
.
Ya Allah, hiasilah  kami dengan keimanan dan jadikanlah kami sebagai penunjuk jalan (lurus) yang memperoleh bimbingan dari-Mu.
(H.R. Ahmad, Nasa’i, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, Al-laalika’i, dan selain mereka )
About these ads

Filed under: Doa dan Dzikir, ,

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat email Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 152 pengikut lainnya.

My Twitter

Copyright

“Aku akan merasa bahagia, jika semua orang mempelajari ilmu ini, dan sama sekali tidak menyandarkannya padaku.” -Muhammad bin Idris Asy-Syafi'i-

Milis Sunni Homeschooling

YM: ginanjar.indrajati

Perhatikan Temanmu

صديقي من صادقني لا من صدقني وعليك بمن ينظر الإفلاس والإبلاس وإياك من يقول لا باس لا باس. Teman baikku adalah orang yang jujur kepadaku, bukan orang yang suka membenarkanku. Bertemanlah dengan orang yang mengingatkan akan kerugian-kerugian. Dan hati-hatilah terhadap orang yang suka mengatakan: Tidak mengapa… Tidak mengapa…
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 152 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: